close

√ 7 Tips Menentukan Burung Kenari Semoga Menerima Kenari Terbaik Dikala Membelinya

Daftar Isi [Tutup]

    Tips Memilih Burung Kenari – Burung kenari merupakan salah satu dari banyak jenis burung kicau yang dijadikan peliharaan oleh penggemar burung.


    Burung kenari mempunyai bunyi yang indah, serta warna bulunya yang bagus mengakibatkan burung ini mempunyai daya tarik dan pesonanya sendiri. Perawatan dari burung kenari pun tidak terlalu rumit, makanannya sangat praktis didapat.


    Secara nilai ekonomi pun, burung kenari sanggup dengan praktis untuk diternakan. Tentunya ini akan mengakibatkan burung kenari sebagai sumber pendapatan kita.


    Untuk kau yang ingin beternak kenari dengan cara yang praktis bagi pemula, sanggup membaca artikel berikut: Ternak burung kenari yang sangat praktis bagi pemula.


    Sebelum kita memelihara burung kenari sebagai binatang peliharaan ataupun mengakibatkan burung kenari untuk diternakan, ada baiknya kita mengetahui cara menentukan kenari yang baik.


    Biasanya kenari yang dijual dipasar burung itu ombyokan, disini sangat diharapkan kejelian kita untuk melihat mana burung kenari yang bagus dan mempunyai prospek kedepannya.




    Tips Memilih Burung Kenari




    Berikut tips bagaimana menentukan burung kenari materi yang dijual ombyokan. Semoga berkhasiat untuk para pecinta burung kenari.


    1. Pilihlah Warna Bond


    Ada dua jenis warna bulu pada burung kenari, yaitu bond dan polos. Warna polos sanggup berwarna putih, kuning, orange, maupun merah. Warna bond ialah warna yang bercorak campuran, sekilas ibarat mirip corak burung gereja.


    Nah, dari 2 jenis warna ini (polos dan bond) biasanya burung kenari berwarna bond ialah burung kenari yang cepat mengeluarkan bunyinya. Kaprikornus bila kita menginginkan kenari yang cepat berbunyi, maka pilihlah warna bond.


    Tetapi tidak semua pecinta burung kenari menyukai warna bond, banyak dari kalangan pecinta burung kenari yang lebih menentukan warna polos alasannya mungkin warna polos akan menciptakan kenari nampak lebih fresh dibandingkan dengan warna bond.


    2. Pilih Burung Kenari yang Lincah


    Selanjutnya pilih burung kenari yang lincah. Burung kenari yang lincah mengambarkan burung tersebut sehat. Karena burung kenari yang tidak sehat cenderung terlihat lesu.


    Akan lebih baik apabila burung kenari yang lincah tersebut terlihat mengeluarkan bunyi didalam sangkar ombyokan. Itu mengambarkan bahwa burung kenari tersebut mempunyai mental yang bagus.


    3. Perhatikan Cengkeraman Kaki Kenari


    Selain itu perhatikan cengkeraman kaki kenari, kenari yang sehat cenderung akan mencengkram kayu tangkringan dengan kuat.


    4. Lihat Bentuk Paruh


    Bentuk fisik lain yang menjadi pertimbangan dalam menentukan burung kenari berkualitas ialah bentuk paruhnya. Bentuk paruh burung kenari yang panjang dan tebal biasanya mengambarkan bunyi burung kenari tersebut keras dan tajam.


    5. Teliti Kecacatan Fisik


    Selanjutnya perhatikan dengan teliti apakah burung kenari yang akan kita beli mempunyai ketaknormalan fisik. Cacat fisik pada burung kenari sanggup dilihat dari bentuk kakinya, kuku, sayap, mata dan bentuk badannya. Pastikan burung kenari tersebut terlihat proporsional.


    Burung kenari yang cacat tentunya tidak baik bila dijadikan indukan untuk diternak. Karena ada kemungkinan anak dari burung kenari tersebut akan mengalami ketaknormalan juga.


    6. Perhatikan Tingkat Agresif Burung Kenari


    Perhatikan juga tingkat garang burung kenari. Ciri kenari yang garang ialah akan mematuk bila didekati, atau juga burung kenari akan berbunyi jikalau didekati.


    Kenari yang garang ialah tanda bahwa burung kenari bermental bagus. Mental pada burung kenari ini sangat berkhasiat apabila kita akan mengakibatkan burung kenari tersebut untuk disertakan dalam kontes.


    7. Jangan pilih Kenari yang Terlihat Kurang Sehat


    Selain itu jangan menentukan kenari yang terlihat kurang sehat. Ciri-ciri dari kenari yang kurang sehat diantaranya ialah bulu burung kenari terlihat kusam bahkan cenderung kotor serta tidak mengkilap. Selain dari bulu, lihat juga sorot mata burung kenari.


    Bila mata burung kenari yang akan kita beli terlihat sayu serta terkadang suka memejamkan mata ibarat mata burung kenari yang tertidur, itu juga mengambarkan bahwa burung kenari tersebut kurang sehat.


    Jangan juga menentukan kenari yang terlihat bulu-bulu yang berada disekitar kepala dan leher ibarat terlihat merinding, itu juga salah satu tanda burung kenari kurang sehat.


    Demikian tips menentukan burung kenari dikala membelinya biar mendapat burung terbaik. Pastikan kita membeli pada penjual yang terpercaya, akan lebih baik apabila kita membelinya eksklusif pada peternak kenari.


    Karena jikalau kita membelinya eksklusif dari peternak burung kenari, kita akan mengetahui garis keturunan dari burung kenari yang akan kita pelihara.


    Apalagi jikalau burung kenari yang kita beli merupakan keturunan dari burung yang sering menjuarai kontes, tentu bunyi dan mental burung tersebut akan menurun dari induknya.




    Tips Memilih Kenari Berdasarkan Jenis Kelamin




    Bila kita membeli kenari yang ombyokan, perlu diperhatikan bahwa biasanya kenari yang dijual ombyokan berumur dibawah 5 bulanan dan mungkin malah berumur sekitar 2 bulanan.


    Pada kenari usia tersebut masih sulit untuk membedakan jenis kelamin jantan atau betina. Lalu bagaimana tipsnya menentukan kenari menurut jenis kelamin? Oke, untuk menentukan kenari jantan kita sanggup melihat apakah lingkar mata dengan garis paruh sejajar. Bila lingkar mata dan garis paruh pada burung kenari sejajar maka burung kenari tersebut kemungkinan berjenis kelamin jantan.




    Cara Membedakan Kenari Jantan dan Kenari Betina Secara Fisik




    Berbagai jenis burung kenari biasanya dijual di beberapa pasar burung terdekat. Jenisnya pun lengkap, mulai dari kenari lokal sampau dengan impor. Beragam harga ditawarkan sesuai dengan jenisnya, harga paling murah dari burung kenari berkisar antara 200 ribu hingga jutaan.


    Kenari Yorkshire merupakan salah satu jenis kenari yang paling terkenal akan harganya yang sangat mahal dibandingkan dengan lainnya. Perawatan kenari memang agak gampang-gampang susah. Gampang jikalau kita sudah berpengalaman, begitu pula sebaliknya.


    Perawatan burung kenari memerlukan perhatian khusus dan rutin, mulai dari pertolongan pakan, pencucian kandang, penjemuran kandang, hingga pemandiannya. Sebagian orang yang tetapkan untuk berternak burung kenari rata-rata berawal dari hobi mereka masing-masing yang terbiasa merawat burung kenari.


    Semakin banyaknya kenari digandrungi oleh sebagian masyarakat, maka semakin terkenal lah burung kenari untuk dipasarkan secara lokal bahkan mendunia. Dalam suatu perlombaan kenari, biasanya kenari jantan lebih sering diandalkan ketimbang kenari betina. Usut punya usut, ternyata kenari jantan lebih padai berkicau daripada kenari betina.


    Namun hal fundamental dari semua ini ialah sulitnya membedakan jenis kelamin antara burung kenari jantan dengan burung kenari betina. Bagi para pemula, tentu hal ini akan menjadi pertanyaan mereka dikala membedakan jenis kelamin kenari. Maka dari itu, dalam artikel ini akan dibahas bagaimana cara membedakan kenari jantan dan betina ibarat yang tertera berikut ini.


    Ciri ciri Kenari Jantan Muda dan Kenari Betina Muda



    1. Saat berusia anakan sekitar 3 hingga 7 hari, pada kenari jantan anakan terdapat sebuah pembuluh vena atau jalan masuk kemih jantan dibgian perut menuju kloaka, layaknya garis benang berwarna hitam. Berbeda dengan kenari betina yang tidak mempunyai pembuluh vena.

    2. Saat berada di sarang, postur kenari jantan anakan justru lebih besar ketimbang kenari betina anakan.

    3. Warna bulu di pecahan kepala kenari jantan anakan terlihat lebih cerah daripada anakan kenari betina.

    4. Bentuk kepala kenari jantan anakan lebih pipih, berbeda dengan kenari berina yang mempunyai bentuk kepala cenderung agak bulat.

    5. Kenari jantan anakan akan berguru bersuara atau ngeriwik sehabis berpisah dari induknya dan saudaranya, sebaliknya dengan betina yang tidak ngeriwik dikala ditinggal induknya.

    6. Kenari jantan anakan mempunyai bentuk kloaka yang terlihat tegak lurus dan lebih menonjol dibandingkan dengan kenari betina yang mempunyai bentuk datar atau rata pada kloakanya.


    Ciri-ciri Kenari Jantan dan Kenari Betina Dewasa



    1. Kenari jantan cukup umur sangat identik dengan bunyi kicaunya yang ngerol dan keras, berbeda dengan kenari betina yang tidak berbunyi secara berulang-ulang

    2. Meskipun kenari betina mempunyai bunyi yang berulang-ulang, akan tetapi bunyi kicaunnya sering putus-putus bahkan tidak senyaring kenari jantan

    3. Kenari jantan mempunyai postur lebih ramping dan panjang, berbeda dengan kenari berina yang mempunyai postur relatif lingkaran dan pendek.

    4. Paruh kenari jantan berposisi sejajar dengan mata burung tersebut, berbeda dengan kenari betina yang mempunyai mata burung diatas paruh.



    Sumber aciknadzirah.blogspot.com