close

√ Definisi Singular Dan Plural Noun Beserta Klarifikasi Lengkap

Daftar Isi [Tutup]

    Definisi Singular dan Plural Noun Beserta Penjelasan Lengkap – Singular noun sanggup diartikan sebagai kata benda tunggal atau berjumlah satu. Sementara itu, plural noun ialah kata benda jamak atau yang berjumlah lebih dari satu. Dalam bahasa inggris jumlah benda menghipnotis penulisan dan bentuk kata asalnya. Pada umumnya apabila suatu kata benda berjumlah jamak maka akan diberi akhiran s/es/ies. Perubahannya berbeda-beda tergantung pada aksara tamat kata benda asli. Namun, terdapat pula kata benda jamak yang bentuknya tidak dipengaruhi oleh hukum penambahan aksara s/es/ies. Kata benda jamak ibarat itu disebut irregular plural noun.


    Berikut ini ialah rujukan singular noun di dalam kalimat:


    1. The girl gave me a book as a birthday gift.

    2. My best friend invited to her wedding ceremony but I could not come.

    3. That dog always barks in the afternoon seems strange, however I never ask the owner for the reasons.

    4. The company established a new branch in Sumatra and Sulawesi a year ago.

    5. Raelina has a strategy to win the English contest.

    6. My grandmother and I planted a banana tree on our backyard yesterday.

    7. I only brought a bag and a box when I moved to my new dormitory house.

    8. Feby only has a brother and she lives with her grandfather in her hometown.

    9. We rescued a crew of the TV station in the b0m incident last month.

    10. Give me a sample of the product to make the customers believe in its advantage.


    Berikut ini ialah bentuk plural noun dari rujukan kalimat di atas:


    1. The girl gave me two books as my birthday gift.

    2. My best friends invited to the thanksgiving party but I could not come.

    3. Those dogs always bark in the afternoon seems strange, however I never ask the owner for the reasons.

    4. The company established some new branches in Sumatra and Sulawesi a year ago.

    5. Raelina has many strategies to win the English contest.

    6. My grandmother and I planted three banana trees on our backyard yesterday.

    7. I only brought two bags and four boxes when I moved to my new dormitory house.

    8. Feby has five brothers and she lives with her grandfather in her hometown.

    9. We rescued some crews of the TV station in the b0m incident last month.

    10. Give me several samples of the product to make the customers believe in its advantage.


    Membentuk Kata Benda Jamak (Plural Noun)


    Dalam membentuk kata benda jamak (plural noun) terdapat suatu aturan. Seperti yang telah disebtkan diatas bahwa caranya ialah dengan menambahkan s/es/ies pada kata benda. Pada umumnya, kita hanya tinggal menambahkan akhiran ‘s’ saja. Namun ternyata tidak semua kata benda sanggup diperlakukan sama. Terdapat kata benda dengan aksara tamat tertentu yang perlu ditambah dengan akhiran es/ies.


    Kata benda yang berakhiran aksara -s, -ss, -ch, -sh atau –x ditambah akhiran –es.


    Contoh:


    – bus = buses

    – branch = branches

    – glass = glassess

    – boss = bosses

    – brush = brushes

    – box = boxes


    Kata benda yang berakhiran aksara –y, pada kata benda ibarat ini hasilnya kata benda tersebut ditambahkan ies, namun penambahan tersebut didasari dengan penggantian aksara y dengan i kemudian ditambah –es, sehingga menjadi –ies.


    Contoh


    – family =families

    – library = libraries

    – city = cities

    – baby = babies

    – dictionary =dictionaries


    Apabila kata benda berakhiran aksara y tetapi didahului oleh aksara vocal, maka kita tidak perlu menambahkan –ies ibarat klarifikasi sebelumnya. Kita sanggup pribadi menambahkan akhiran –s saja.


    Contoh:


    – monkey = monkeys

    – key = keys

    – boy = boys

    – day = days

    – valley = valleys



    style="display:inline-block;width:336px;height:280px"
    data-ad-client="ca-pub-9290406911233137"
    data-ad-slot="2698768695">


    Kata benda yang berakhiran aksara –f, diganti dengan v kemudian ditambahkan –es.


    Contoh:


    – wolf = wolves

    – leaf =leaves

    – thief = thieves

    – shelf = shelves


    Selain itu, terdapat kata benda yang berakhiran aksara –fe, sehingga f diganti dengan v dan tidak menghilangkan aksara –e, kemudian ditambahkan –s.


    Contoh:


    – wife = wives

    – knife = knives

    – life = lives


    Tetapi, ada juga kata benda yang berakhiran aksara –f yang sanggup pribadi ditambahkan –s.


    Contoh:


    – cliff = cliffs

    – roof = roofs

    – puff = puffs

    – chief = chiefs

    – belief = beliefs


    Kata benda yang berakhiran aksara –o, ditambahkan akhiran –es.


    Contoh:


    – potato = potatoes

    – satria = heroes

    – tomato = tomatoes


    Tetapi, terdapat pula kata benda yang berakhiran aksara –o yang hanya ditambah akhiran –s.


    Contoh:


    – video = videos

    – kangaroo = kangaroos

    – hippo = hippos

    – zoo = zoos


    Di samping perbedaan penambahan akhiran yang diadaptasi dengan aksara tamat kata benda, dalam bahasa Inggris juga terdapat bentuk kata benda jamak yang tidak beraturan atau yang lebih popular dengan istilah irregular plural noun. Ada yang mengalami perubahan pada beberapa hurufnya, tetapi ada pula yang tida berubah bentuk sama sekali sehingga bentuk tunggal dan jamaknya ialah sama, selain itu untuk kata-kata yang menyerap dari bahasa latin, maka bentuk jamaknya mengikuti bahasa asalnya.


    Contohnya ialah ibarat di bawah ini:


    (tidak berubah)

    – sheep = sheep

    – deer = deer

    – fish = fish


    (sebagian aksara berubah)

    – man = men

    – woman = women

    – mouse = mice

    – tooth = teeth

    – goose = geese

    – child = children

    – person = people

    – foot = feet


    (mengikuti bahasa asalnya, yaitu latin)

    – syllabus = syllabi

    – thesis = theses

    – phenomenon = phenomena

    – index = indices (indexes)

    – appendix = appendices (appendixes)

    – criterion = criteria

    – bacterium = bacteria

    – datum = data

    – alumnus = alumni


    Contoh-contoh yang diberikan di atas hanyalah sebagian alasannya masih ada banyak lagi contoh-contoh lain yang mungkin Anda temui dalam kamus, artikel, buku, atau pada sumber bacaan lainnya.



    Sumber https://www.kakakpintar.id