close

√ Pengertian Batuan Beku, Jenis, Proses Dan Misalnya (Lengkap)

Daftar Isi [Tutup]

    Pengertian Batuan Beku, Jenis, Proses dan Contohnya (Lengkap) – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan ihwal batuan beku. Yang mencakup pengertian batuan beku, jenis-jenis batuan beku, proses pembentukan batuan beku dan teladan batuan beku yang dibahas dengan lengkap dan ringan.



    Pengertian Batuan Beku, Jenis, Proses dan Contohnya (Lengkap)


    Untuk lebih detailnya silakan simak ulasan dibawah ini dengan secama.


    Pengertian Batuan Beku


    Batuan beku atau disebut juga batuan igneus yaitu sejenis batuan yang terbuat dari magma yang masbodoh dan mengeras dengan atau tanpa proses kristalisasi, baik di bawah permukaan suatu batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan suatu batuan ekstrusif (vulkanik).


    Jenis-Jenis Batuan Beku


    Jenis-jenis batuan beku terbagi menjadi tiga yaitu berdasarkan Cara atau proses terjadinya dan berdasarkan kandungan SiO2, dan berdasarkan indeks warnyana yang penjelasannya sebagai berikut:


    Menurut Cara atau Proses Terjadinya


    Menurut cara atau proses terjadinya, batuan beku dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:



    • Deep Seated Rock

      Adalah batuan beku yang sudah dibuat jauh dalam lapisan atmosfer bumi. Batuan tersebut disebut dengan batuan plutonik. Batuan plutonik ialah batuan beku yang proses pembentukannya atau proses terjadinya berada didalam dapur magma.

    • Deep Rock

      Adalah batuan beku yang sudah dibuat di bersahabat permukaan. Dike rock sanggup disebut engan batuan beku yang atau batuan beku korok. Batuan beku jenis ini merupakan batuan beku yang proses pembentukannya di gang maupun celah antar lapisan didalam kulit bumi.

    • Effusive Rock

      Adalah batuan beku yang sudah dibuat di permukaan bumi. Effusice rock sanggup disebut juga dengan batuan vulkanik atau batuan lelehan. Batuan beku jenis ini merupakan batuan beku luar yang terbentuknya diluar permukaan bumi.


    Menurut Kandungan SiO2


    Menurut kandungan SiO2nya batuan beku dibedakan menjadi:



    • Batuan Beku Asam

      Batuan beku asam merupakan jenis batuan beku yang memiliki kandungan SiO2 lebih dari 66%. Contoh batuan beku asam ialah kerikil riolit.

    • Batuan Beku Intermediate

      Batuan beku intermediate merupakan jenis batuan beku yang memiliki kandungan SiO2 diantara 52% hingga dengan 66%. Contoh batuan beku intermediate ialah kerikil dasit.

    • Batuan Beku Basa

      Batuan beku basa merupakan jenis batuan beku yang memiliki kandungan SiO2 diatara 45% hingga dengan 52%. Contoh batuan beku basa ialah kerikil andesit.

    • Batuan Beku Ultra Basa

      Batuan beku ultra basa merupakan jenis batuan beku yang memiliki kandungan SiO2 kurang dari 45%. Contoh dari batuan beku ultra basa ialah kerikil basalt.


    Menurut Indeks Warnanya


    Menurut indeks warnanya, batuan beku sanggup dibagi menjadi tiga hingga empat jenis, yaitu:

    Menurut S.J. Shand (1943), berdasarkan indeks warnanya batuan beku dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:



    • Leucoctaris rock: ialah jenis batuan beku yang kanduangan kadar mineral mafiknya kurang dari 30%.

    • Mesococtik rock: ialah jenis batuan beku yang kandungan kadar mineral maiknya sebanyak 30% hingga dengan 60%.

    • Melanocractk rock: Adalah jenis batuan beku yang kandungan kadar mineral mafiknya lebih dari 60%.


    Menuruut S.J. Ellis (1984), berdasarkan indeks warnanya batuan beku dibagi menjadi 4 jenis, yaitu:



    • Holofelsic: ialah jenis batuan beku yang memiliki indeks warnanya kurang dari 10%

    • Felsic: ialah jensi batuan beku yang memiliki indeks warnanya antara 10% hingga dengan 40%

    • Mafelsic: ialah jenis batuan beku yang memiliki indeks warnanya antara 40% hingga dengan 70%

    • Mafic: ialah jenis batuan beku yang memiliki indeks warnanya lebih dari 70%


    Proses Pembentukan Batuan Beku


    Batuan beku terbentuk alasannya ialah terdapatnya magma yang mengeras atau mengalami pembekuan. Magma tersebut asalnya dari batuan setengah cair ataupun batuan yang telah ada sebelumya, baik yang ada di mantel ataupun di kerak bumi.


    Secara umum, proses melelehnya terjadi pada salah satu proses dari kenaikan temeperatur, penurunan tekanan, ataupun perubahan komposisi. Kemudian untuk proses pembentukan batuan beku ini adakala tergantung pada jenis batuan beku itu sendiri.


    Jenis batuan beku dan proses pembentukannya ialah sebagai berikut:



    • Batuan beku didalam atau batuan plutonik dibuat alasannya ialah terdapat pembekuan di dalam dapur magma dengan perlahan sehingga badan batuan tersusun atas kristal besar. Contoh batuan beku dalam antara lain batuan granit, batuan peridotim, serta juga batuan gabro.

    • Batuan beku gang atau korok, proses terbentuknya batuan jenis ialah terjadi di celah-celah antara lapisan didalam kulit bumi. Proses pembekuan tersebut bergerak lebih cepat sehingga di samping kristal besar terdapat banyak kristal kecil. Contoh batuan beku gang antara lain kerikil granit profir.

    • Batuan beku luar atau batuan lelehan, proses pembentukannya batuan ini ialah saat gunung api menyemburkan lava cair pijar. Pembekuan ini terjadi bukan di sekitar kawah gunung api saja, tetapi juga di udara. Proses pembekuan ini berjalan secara singkat dan hampir tidak mengandung kristal (armorf).


     Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan ihwal batuan beku √ Pengertian Batuan Beku, Jenis, Proses dan Contohnya (Lengkap)


    Contoh Batuan Beku


    Adapun teladan dari jenis batuan beku antara lain:



    • Batu Apung

      Batu apung ialah batuan beku yang memiliki bentuk berongga dengan warnanya cokelat yang bercampur dengan abu-abu muda. Seringkali kerikil apung ini digunakan untuk materi penggosok atau pengampelas kayu. Batu apung dibuat dari magma yang membeku pada permukaan bumi.

    • Batu Granit

      Batu granit ialah batuan beku yang sudah terbentuk dari butiran bernafsu yang waarnanya semi warna-warni ada yang putih dan ada pula yang keabuan. Batu ini biasanya digunakan sebagai materi bangunan. Batu granit ini dibuat dari magma yang membeku didalam kerak bumi.

    • BAtu Obsidian

      Batu obsidian atau kerikil beling merupakan jenis batuan beku yang memiliki warna hitam atau cokelat renta dengan permukaan halus dan mengkilap. Seringkali kerikil ini digunakan untuk alat pemotong. Batu obsidian dibuat dari magma yang membeku dengan cepat pada permukaan bumi.


    Demikianlah telah dijelaskan ihwal Pengertian Batuan Beku, Jenis, Proses dan Contohnya (Lengkap), supaya sanggup menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel kami lainnya.



    Sumber http://www.seputarpengetahuan.co.id