close

√ Pengertian Tradisi, Tujuan, Fungsi, Macam, Pola Perubahannya

Daftar Isi [Tutup]

    Pengertian Tradisi, Tujuan, Fungsi, Macam, Contoh & Perubahannya – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan pengertian tradisi. Yang mencakup pengertian tradisi, tujuan tradisi, fungsi tradisi, macam-macam tradisi, penyebab perubahan tradisi dan pola tradisi yang dibahas dengan lengkap dan ringan.



    Pengertian Tradisi, Tujuan, Fungsi, Macam, Contoh & Perubahannya


    Untuk lebih rincinya silakan simak ulasan dibawah ini dengan secama.


    Pengertian Tradisi


    Tradisi atau disebut juga dengan kebiasaan merupakan sesuatu yang sudah dilaksanakan semenjak usang dan terus menjadi belahan dari kehiduap suatu kelompok masyarakat, seringkali dilakukan oleh suatu negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama.


    Pengertian lain dari tradisi yaitu segala sesuatu yang diwariskan atau disalurkan dari masa kemudian ke masa dikala ini atau sekarang. Tradisi dalam arti yang sempit yaitu suatu warisan-warisan sosial khusus yang memenuhi syarat saja yakni yang tetap bertahan hidup di masa kini, yang masih tetap berpengaruh ikatannya dengan kehidupan masa kini.


    Tradisi dari sudut aspek benda materialnya yaitu benda material yang mengatakan dan mengingatkan korelasi khususnya dengan kehidupan masa lalu. Misalnya yaitu candi, puing kuno, kereta kencana, beberapa benda-benda peninggalan lainnya, terang termasuk ke dalam pengertian tradisi.


    Tujuan Tradisi


    Tradisi yang ada pada masyarakat mempunyai tujuan supaya hidup insan kaya akan budaya dan nilai-nilai bersejarah. Selain itu, tradisi juga akan menciptakan kehidupan menjadi harmonis. Tetapi hal ini akan terwujud kalau insan menghargai, menghormati dan menjalankan suatu tradisi dengan baik dan benar dan juga sesuai dengan aturan.


    Fungsi Tradisi


    Berikut ini yaitu beberapa fungsi dari tradisi.



    • Penyedia Fragmen Warisan Historis

      Fungsi dari tradisi yaitu sebagai penyedia fragmen warisan historis yang kita pandang bermanfaat. Tradisi yang menyerupai suatu gagasan dan material yang sanggup dipergunakan orang dalam tindakan dikala ini dan untuk membangun masa depan dengan dasar pengalaman masa lalu. Misalnya adlah tugas yang harus diteladani menyerupai tradisi kepahlawanan, kepemimpinan karismatis dan lain sebagainya.

    • Memberikan Legitimasi Pandangan Hidup

      Fungsi tradisi yaitu untuk sebagai pemberi legitimasi pada pandangan hidup, keyakinan, pranata dan hukum yang telah ada. Semuanya ini membutuhkan pembenaran biar sanggup mengikat anggotanya. Seperti wewenang seorang raja yang disahkan oleh tradisi deri seluruh dinasti terdahulu.

    • Menyediakan Simbol Identitas Kolektif

      Fungsi tradisi yaitu menyediakan simbol identitas kolektif yang meyakinkan, memperkuat loyalitas primodial kepada bangsa, komunitas dan kelompok. Seperti tradisi nasional dengan lagu, bendera, emblem, mitologi dan ritual umum.

    • Sebagai Tempat Pelarian

      Fungsi tradisi yaitu untuk membantu sebagai kawasan pelarian dari keluhan, ketidakpuasan dan kekecewaan kehidupan modern. Tradisi yang mengesankan masa kemudian yang lebih bahagian menyediakan sumber pengganti kebangaan kalau masyarakat berada dalam kritis.


      Tradisi kedaulatan dan kemerdekaan di masa kemudian sanggup membantuk suatu bangsa untuk bertaan hidup ketika berada dalam penjajahan. Tradisi kehilangan kemerdekaan, cepat atau lambat akan merusak sistem tirani atau kediktatoran yang tidak berkurang di masa kini.



    Macam-Macam Tradisi Di Indonesia dan Contohnya


    Adapaun beberapa macam-macam tradisi yang ada di Indonesia yaitu antar lain sebagai berikut:



    • Dugderan

      Tradisi ini terdapat di Semarang dan berupa menyerupai pasar malam. Para pedagang menjual banyak sekali macam barang, mulai dari mainan anak hingga pakaian. Selain itu ada pula bentuk hiburan menyerupai komedi putar. Dugderan sendiri dipercaya yaitu adonan dari kata “Dug” (suara bedug) dan “der” (suara meriam). Bedug dan meriam jaman dulu dipakai untuk menandai datangnya bulan suci ramadhan. Dugderan biasanya dimulai seminggu sebelum puasa dan berakhir sempurna satu hari sebelum puasa dimulai.

    • Balimau

      Pada masyarakat Sumatera Barat menyambut bulan suci ramadhan dengan tradisi balimau. Balimau dalam bahasa Minangkabau mempunyai arti mandi disertai keramas. Tradisi ini yaitu lambang pencucian diri sebelum mulai berpuasa. Balimau juga dilaksanakan dengan cara beramai-ramai. Dapat dilakukan di sungai, danau ataupun kolam. Siapapun sanggup mengikuti, dari yang gampang hingga yang tua, pria ataupun perempuan.

    • Meugang

      Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Aceh. Mereka menyembelih seekor kerbau dan dagingnya dimakan menjelang masa puasa. Warga Aceh sanggup membeli kerbau ini dengan cara patungan. Di masyarakat Aceh acara Meugang ini tidak hanya diadakan sebelum hari raya Idul Fitri saja, tetapi juga ketika hari raya Idul Adha.

    • Makan Kue Apem

      Makan camilan anggun apem merupakan penanda datangnya bulan berkat yang biasa dilakukan oleh masyarakat Surabaya. Nama camilan anggun apem dipercaya berasal dari kata “afwan” dari bahasa Arab yang berarti Maaf. Kaprikornus secara simbolis makan camilan anggun apem sanggup diartikan sebagai memohon maaf kepada keluarga, sanak saudara, dan teman. Setelah memakan camilan anggun apem orang-orang berkumpul dan bersalam-salaman saling meminta maaf dan dilanjutkan dengan program tahlilan.


     Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan pengertian tradisi √ Pengertian Tradisi, Tujuan, Fungsi, Macam, Contoh  Perubahannya


    Penyebab Perubahan Tradisi


    Dalam hal ini penyebabnya yaitu banyaknya tradisi dan bentrokan antara tradisi satu dengan tradisi lainnya. Benturan tersebut sanggup terjadi antara tradisi masyarakat atau antara kultur yang berbeda atau didalam masyarakat tertentu.


    Perubahan tradisi dari segi kuantitatifnya terlihat dalam jumlah penganut atau pendukungnya. Rakyat sanggup ditarik untuk mengikuti tradisi tertentu yang selanjutnya menghipnotis semua rakyat satu negara atau bahkan sanggup mencapai skala global.


    Perubahan tradisi dari segi kualitatifnya yaitu perubahan kadar tradisi, gagasan, simbol dan nilai tertentu ditambahkan dan yang lainnya dibuang.


    Demikianlah telah dijelaskan wacana Pengertian Tradisi, Tujuan, Fungsi, Macam, Contoh & Perubahannya, semoga sanggup menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.



    Sumber http://www.seputarpengetahuan.co.id