close

√ Pengertian Sig, Manfaat, Komponen Dan Ruang Lingkupnya

Daftar Isi [Tutup]

    Pengertian SIG, Manfaat, Komponen dan Ruang Lingkupnya – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan perihal SIG atau sistem informasi geografis. Yang mencakup pengertian SIG, manfaat, komponen, ruang lingkup yang dibahas dengan lengkap dan ringan. Untuk lebih detailnya silakan simak ulasan dibawah ini dengan secama.



    Pengertian SIG, Manfaat, Komponen dan Ruang Lingkupnya


    Mari kita bahas dulu pengertian sistem informasi geografis terlebih dahulu dengan secama.


    Pengertian Sistem Informasi Geografis (SIG)


    Pengertian SIG yaitu sistem informasi khusus yang mengolah data yang mempunyai informasi spasial (bereferensi keruangan). Dengan pengertian lain, sistem informasi geografis merupakan sistem komputer yang mempunyai kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi bereferensi geografis, menyerupai data di identifikasi menurut lokasinya didalam database.


    Manfaat Sistem Informasi Geografis (SIG)


    Adapun manfaat dari sistem informasi geografis yakni sebagai berikut:




    • Manajemen Tata Guna Lahan


      SIG bisa membantu dalam menciptakan perencanaan setiap wilayah pemanfaatan lahan di kota yang dibagi menjadi daerah pemukiman, indurstri, perdaganan, perkantoran, akomodasi umum dan jalur hijau dan karenanya bisa digunakan sebagai pola dalam pembangunan utilitas-utilitas yang dibutuhkan.



    • Inventarisasi Sumber Daya Alam


      Manfaat SIG untuk kekayaan sumber daya alam adalah:



      • Untuk mengetahui persebaran beberapa sumber daya alam, menyerupai minyak bumi, batubara, emas, besi dan materi tambang lain.

      • Untuk mengetahui persebaran area lahan, seperti:

      • Area lahan yang potensial dan lahan kritis

      • Area hutan yang masih baik dan hutan yang telah rusak

      • Area lahan pertanian dan perkebunan

      • Memanfaatkan perubahan pembangunan lahan

      • Rehabilitasi dan konservasi lahan




    • Pengawasan Daerah Bencana Alam


      Dalam pengawasan daerah peristiwa alam, SIG mempunyai manfaat antara lain:



      • Melihat luas daerah peristiwa alam.

      • Sebagai pencegahan kalau terjadi musibah di masa mendatang

      • Menentukan tingkat ancaman erosi

      • Memprediksi ketinggian banjir

      • Memprediksi tingkat kekeringan

      • Menyusun rencana-rencana pembangunan ulang daerah bencana




    • Bidang Perencanaan Kota dan Wilayah



      • Bidang Sumber Daya: contohnya kesesuaian lahan, pemukiman, pertanian, perkebunan, tata guna lahan, pertambangan dan energi, analisis daerah rawan bencana

      • Bidang Perencanaan Ruang: Misalnya perencanaan tata ruang wilayah, daerah industri, pasar, permukimana dan lainnya.

      • Bidang Manajemen/ Sarana prasarana: contohnya sistem jaringan air bersih, perencanaan dan ekspansi jaringan listrik

      • Bidang Pariwisata: contohnya inventarisasi pariwisata dan analisis potensi pariwisata suatu daerah

      • Bidang Transportasi: contohnya inventarisasi jaringan transportasi publik, perencanaan ekspansi sistem jaringan jalan, analisis daerah rawan macet dan kecelakaan

      • Bidang Sosial dan Budaya: contohnya mengetahui luas dan persebaran penduduk suatu daerah, pendataan dan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan dan pembangunan pada suatu kawasan, daerah industri, sekolah, rumah sakit, hiburan dan perkantoran




    Komponen Sistem Informasi Geografis (SIG)




    • Perangkat Keras (Hardware)


      Perangkat keras atau hardware yaitu perangkat fisik yang menjadi bab dari sistem komputer yang mendukung analisis geografi dan pemetaan. Perangkat keras SIG mempunyai kemampuan untuk menyajikan gambaran dengan resolusi dan kecepatan yang tinggi dan juga mendukung operasi berbasis data dengan jumlah volume data yang besar dengan cepat. Perangkat keras SIG tersusun atas banyak sekali bab pengimput data, pengolah data, dan pencetak hasil proses. Menurut prosesnya dibedakan menjadi:



      • Input data: mouse,, digitizer, scanner

      • Olah data: harddisk, processor, RAM, VGA Card

      • Output data: plotter, printer, screening




    • Perangkat Lunak (Software)


      Perangkat lunak atau software yaitu perangkat yang digunakan untuk melaksanakan proses menyimpan, menganalisa, memvisualkan data secara spasial ataupun non-spasial. Perangkat lunak terdiri didalam SIG terdiri dari:



      • Alat untuk mengimput dan memanipulasi data SIG

      • Data Base Management System (DBMS)

      • Alat untuk analisa data

      • Alat untuk menayangkan data dari hasil analisa




    • Data


      Secara prinsipnya data terdiri dari dua jenis dalam SIG, yaitu:



      • Data Spasial

        Data spasial merupakan perwujudan kasatmata suatu daerah yang ada di permukaan bumi. Secara umum dipresentasikan dalam bentuk peta, gambar berformat digital dan disimpan dalam bentuk koordinat x,y (vektor) atau dalam bentuk image (raster) yang mempunyai nilai tertentu.

      • Data Non Spasial

        Data non spasial merupata data berupa tabel yang mana tabel tersebut mempunyai isi informasi yang dimiliki oleh obyek dalam data spasial. Data itu berbentuk data tabular yang satu sama lain di integrasikan dengan data spasial yang ada.




    • Manusia


      Manusia yakni elemen pokok dari SIG dikarenakan insan yakni perencana dan pengguna SIG. Pengguna SIG mempunyai tingkatan menyerupai pada sistem informasi lainnya, dari tingkat seorang jago teknis yang menciptakan desain dan mengolah sistem, hingga dengan pengguna yang menggunakan SIG untuk membantu pekerjaan sehari-hari.



    • Metode


      Setiap problem dalam metode yang dimanfaatkan dalam SIG akan berbeda. SIG yang baik terikat pada aspek desain dan aspek realnya.



     Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan perihal SIG atau sistem informasi geografi √ Pengertian SIG, Manfaat, Komponen dan Ruang Lingkupnya


    Ruang Lingkup Sistem Informasi Geografis (SIG)


    Adapun ruang lingkup SIG terdiri atas lima proses atau tahapan dasar, yaitu:




    1. Input Data


      Proses input data digunakan untuk memasukkan daya spasial dan data non spasial. Data spasial bisa berbentuk peta analog. SIG harus menggunakan peta digital sehingga peta analog tersebut harus dikonversi ke bentuk peta digital dengan menggunakan alat digitizer. Kecuali itu proses digitasi sanggup pula dilakukan proses overlay dengan melaksanakan proses scanning pada peta analog.



    2. Manipulasi Data


      Tipe data yang perlukan oleh SIG kemungkinan harus dimanipulasi supaya sesuai dengan sistem yang dipakai. Untuk itu, SIG bisa melaksanakan fungsi edit baik untuk data spasial atau non spasial



    3. Manajemen Data


      Jika data spasial sudah diinput maka proses selanjutnya yakni pengolahan data non spasial. Pengolahan data non spasial mencakup pemakaian DBMS untuk menyimpan data yang ukurannya besar.



    4. Query dan Analisis


      Query yaitu proses analisis yang dilaksanakan secara tabular. Secara mendasar SIG sanggup melaksanakan dua jenis analisis data, yaitu:



      • Analisis Proximity

        Analisis proximity yakni analisis geografi berbasis jarak antar layer. SIG menggunakan proses buffering untuk memilih dekatnya keterkaitan antar sifat bab yang ada.

      • Analisis Overlay

        Overlay yakni proses penyatuan data lapisan layer yang berbeda. Secara sederhana, overlay yaitu operasi visual yang membutuhkan lebih dari satu layer untuk lalu disatukan secara fisik.




    5. Visualisasi


      Sebagian tipe operasi geografis, hasil selesai yang paling baik ditampilkan dalam bentuk peta atau grafik. Peta sangat efektif untuk menyimpan dan menunjukkan informasi geografis.



    Demikianlah telah dijelaskan perihal Pengertian SIG, Manfaat, Komponen dan Ruang Lingkupnya semoga sanggup menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.



    Sumber http://www.seputarpengetahuan.co.id