close

√ 26 Pengertian Piutang Berdasarkan Para Hebat (Pembahasan Lengkap)

Daftar Isi [Tutup]

    26 Pengertian Piutang Menurut Para Ahli (Pembahasan Lengkap) – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan wacana piutang. Penjelasan yang mencakup pengertian piutang yang berdasarkan pendapat para andal yang lengkap dan gampang dipahami. Untuk lebih lengkapnya simaklah ulasan dibawah ini dengan secama.



    26 Pengertian Piutang Menurut Para Ahli (Pembahasan Lengkap)


    Mari kita bahas lengkap pengertian dari piutang berdasarkan para andal terkemuka.


    Pengertian Piutang Menurut Para Ahli


    1. Skousen dan Stice


    Pengertian piutang berdasarkan Skousen dan Stice ialah piutang yang dihubungkan dengan kegiatan operasi normal sebuah bisnis, yaitu penjualan kredit barang atau jasa untuk pelanggan. Piutang wesel ialah piutang yang diterbitkan oleh komitmen tertulis formal untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu. Sedangkan piutang lain-lain ialah piutang apapun yang muncul dari transaksi yang tidak secara pribadi berafiliasi dengan kegiatan operasi normal sebuah bisnis.


    2. Kieso dan Weygandt


    Pengertian piutang menurut Kieso dan Weygandt klaim yang diadakan terhadap pelanggan untuk uang, barang, jasa dan lain-lain.


    3. Rudianto (2009: 224)


    Pengertian piutang berdasarkan Rudianto ialah klaim perusahaan atas uang, barang, atau jasa kepada pihak lain akhir transaksi di masa lalu


    4. Martono Dan Harjito (2007: 95)


    Pengertian piutang berdasarkan Martono dan Harjito ialah tagihan perusahaan kepada pelanggan atau pembeli atau pihak lain yang membeli produk perusahaan.


    5. Niswonger (2006: 240)


    Pengertian piutang berdasarkan Niswonger ialah uang pelanggan, tetapi alasannya kurang formal jikalau dibandingkan dengan wesel dan tidak memperhitungkan bungan.


    6. Warren Reeve Dan Fess (2005: 404)


    Pengertian piutang berdasarkan Warren Reeve dan Fess ialah semua klaim dalam bentuk uang terhadap pihak lain, termasuk individu, perusahaan, atau organisasi lain.


    7. Wibowo Dan Abu Bakar Arif (2005: 151)


    Pengertian piutang berdasarkan Wibowo dan Abu Bakar Arif ialah klaim terhadap sejumlah uang yang dibutuhkan akan  diperoleh pada masa yang akan datang.


    8. Jusup (2005: 52)


    Pengertian piutang berdasarkan Jusup ialah hak untuk menagih sejumlah uang oleh penjual kepada pembeli yang timbul alasannya adanya suatu transaksi.


    9. Soemarso (2004: 338)


    Pengertian piutang berdasarkan Soemarso ialah kebiasaan perusahaan untuk menunjukkan kelonggaran bagi para pelanggan pada waktu melaksanakan penjualan. Kelonggaran tersebut biasanya dalam bentuk izin bagi pelangggan untuk membayar kemudian atas penjualan barang/jasa yang dilakukan.


    10. Baridwan (2004: 123)


    Pengertian piutang berdasarkan Baridwan ialah klaim sebuah perusahaan atas uang, barang atau jasa terhadap pihak lain.


    11. Enny Pudjiastuti (2004: 117)


    Pengertian piutang berdasarkan Enny Pudjiastuti ialah proses penjualan barang hasil produksi secara kredit.


    12. Van Horne Dan Wachowics (2005)


    Pengertian piutang berdasarkan Van Horne dan Wachowicz ialah sejumlah uang yang dialihkan kepemilikannya kepada suatu perusahaan oleh para pelanggan yang telah membeli barang atau jasa secara kredit.


    13. Al Haryono Jusuf (2003: 52)


    Pengertian piutang berdasarkan Al Haryono Jusuf ialah hak untuk menagih sejumlah uang dari sipenjual kepada sipembeli yang timbul alasannya adanya suatu transaksi.


    14. Bambang Riyanto (2008: 85)


    Pengertian piutang berdasarkan Bambang Riyanto ialah elemen modal kerja yang juga selalu dalam keadaan berputar secara terus menerus dalam rantai perputaran modal kerja.


    15. Sri Dwi Ari Ambarwati (2010: 155)


    Pengertian piutang berdasarkan Sri Dwi Ari Ambarwati ialah sejumlah saldo yang akan diterima dari pelanggan.


    16. Wikipedia


    Pengertian piutang berdasarkan Wikipedia ialah salah satu jenis transaksi akuntansi yang mengurusi penagihan konsumen yang berhutang pada seseorang, suatu perusahaan, atau suatu organisasi untuk barang dan layanan yang telah diberikan pada konsumen tersebut.


    17. Rusdi Akbar (2004: 199)


    Pengertian piutang berdasarkan Rusdi Akbar ialah mencakup semua hak atau klaim perusahaan pada organisasi lainuntuk mendapatkan sejumlah kas, barang, atau jasa di masa yang akan tiba sebagaiakibat tragedi pada masa yang lalu.


    18. Mohammad Musclich (2003: 109)


    Pengertian piutang berdasarkan Mohammad Muslich ialah Piutang terjadi alasannya penjualan barang dan jasa tersebut dilakukansecara kredit yang umumnya dilakukan untuk memperbesar penjualan.


    19. Smith (2005: 286)


    Pengertian piutang berdasarkan Smith ialah piutan sanggup didefinisikan dalam arti luas sebagai hak atau klaim terhadap pihak lain atas uang, barang, dan jasa. Namun, untuk tujuan akuntansi, istilah ini umumnya diterpakan sebagai klaim yang dibutuhkan sanggup diselesaikan melalui penerimaan kas.


    20. M. Munandar (2006: 77)


    Pengertian piutang berdasarkan M. Munandar ialah tagian perusahaan kepada pihak lain yang nantinya akan dimintakan pembayarannya bilama telah hingga jatuh tempo.


    21. S. Hadibroto


    Pengertian piutang berdasarkan S. Hadibroto ialah klaim terhadap pihak lain, apakah klaim tersebut berupa uang, barang atau jasa, untuk maksud akuntansi istilah dipergunakan dalam arti yang lebih sempit yaitu merupakan klaim yang dibutuhkan akan diselesaikan dengan uang.


    22. Praswoto Dan Julianty (2002: 147)


    Pengertian piutang berdasarkan Praswoto dan Julianty ialah piutang berisikan dukungan kredit yang diberikan perusahaan kepada konsumennya dikala menjual barangnya. Mereka mengambil setiap bentuk penjualan kredit dimana perusahaan meneruskannya kembali kepada perusahaan lain.


     Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan wacana piutang √ 26 Pengertian Piutang Menurut Para Ahli (Pembahasan Lengkap)


    23. Idriyo Gitosudarmo Dan Basri (2002: 81)


    Pengertian piutang berdasarkan Indriyo Gitosudarmo dan Basri ialah aktiva atau kekayaan perusahaan yang timbul sebagai akhir dari dilaksanakannya kebijakan penjualan kredit.


    24. Syamsuddin (2001: 254)


    Pengertian piutang berdasarkan Syamsuddin ialah mencakup semua transaksi pembelian secara kredit tetapi tidak membutuhkan suatu bentuk catatan atau surat formal yang ditandatangani yang menyatakan kewajiban pihak pembeli kepada pihak penjual.


    25. Hadri (2008: 198)


    Pengertian piutang berdasarkan Hadri ialah piutang dagang merupakan hak klaim atau tagihan berupa uang atau bentuk lainnya kepada seseorang atau suatu perusahaan.


    26. Horngren dan Harrison (2007: 436)


    Pengertian piutang berdasarkan Horngren dan Harrison ialah klaim moneter terhadap pihak lain.


    Demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai 26 Pengertian Piutang Menurut Para Ahli (Pembahasan Lengkap), agar sanggup menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasi telah berkunjung.



    Sumber http://www.seputarpengetahuan.co.id