Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Pengertian Kalimat Deklaratif, Fungsi, Ciri, Macam Dan Contohnya

Konten [Tampil]

Pengertian Kalimat Deklaratif, Fungsi, Ciri, Macam dan Contohnya – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan wacana Kalimat Deklaratif. Penjelasan yang mencakup pengertian, fungsi, ciri, macam dan misalnya secara lengkap akan diulas disini. Agar lebih memahami dan mengerti simak klarifikasi dibawah ini. Pastikan membacanya hingga selesai supaya bahan yang dijelaskan sanggup menambah pengetahuan dan wawasan kalian.



Pengertian Kalimat Deklaratif, Fungsi, Ciri, Macam dan Contohnya


Mari kita bahas pengertiannya terlebih dahulu dengan secama.


Pengertian Kalimat Deklaratif


Kalimat deklaratif yaitu kalimat yang mempunyai isi untuk memberitakan suatu kejadian kepada orang lain atau lawan bicara. Hal yang diberitakan pada umumnya yaitu pengungkapan wacana kejadian atau kejadian. Kalimat ini biasanya disebut juga dengan kalimat berita. Pengertian lain dari kalimat deklaratif yaitu sebuah kalimat yang isinya pernyataan dan sifanya fakta, atau pendapat/opini.


Kalimat ini yaitu kalimat yang sering dipakai dalam sehari-hari lantaran paling sederhana dan cukup mempunyai satu subjek dan predikat yang biasanya diakhiri dengan tanda titik.


Fungsi Kalimat Deklaratif


Kalimat deklaratif mempunyai fungsi menunjukkan sebuah informasi, gosip atau kejadian kepada orang lain tanpa mengharapkan respon/tanggapan khusus. Kalimat ini juga bukanlah kalimat perintah, undangan atau menanyakan sesuatu.


Ciri-Ciri Kalimat Deklaratif (Kalimat Berita)


Kalimat deklaratif tidak sanggup dilihat menurut susunan kalimatnya, lantaran hampir sama denga susunan kalimat-kalimat lainnya. Berikut ini yaitu ciri-ciri format yang membedakannya:



  • Intonasinya yang bersifat netral, tidak ada kepingan yang dipentingkan dari yang lain.

  • Suatu kepingan dari kalimat gosip yang sanggup dijadikan inti pembicaraan.


Kalimat deklaratif mempunyai sebuah subjek yang sederhana atau disebut phrasa, predikat dan juta mempunyai suplemen atau keterangan.

Contoh:



  • Aku tidak tiba ke kantor hari ini.

    Pada kalimat diatas terdapat

    Subjek= Aku

    Predikat= tidak datang

    Keterangan= ke kantor hari ini

  • Semua yang dibutuhkannya telah dibelikan oleh suaminya.

    Pada kalimat diatas terdapat

    Subjek= Semua yang dibutuhkannya

    Predikat= telah dibelikan

    Objek= Oleh suaminyaSubjek dan predikat pada kalimat deklarati mempunyai format yang normal yaitu S + P + O + K, tetapi terkadang format polanya juga sanggup berubah.

    Contoh:

    S + P + K

    Ibu pergi ke swalayan pada hari minggu.Bisa berubah menjadi:

    K + S + P

    Pada hari ahad ibu ke swalayan.


    K + P + S

    Di akrab rumah itu terparkir kendaraan beroda empat tua.



Macam-Macam Kalimat Deklaratif Dan Contohnya


Apabila dilihat dari segi bentuknya, kalimat deklaratif mempunyai beberapa macam. Diantaranya ada yang berbentuk aktif, pasif, inversi, dan lain-lain. Tetapi bila dilihat dari fungsi komunikatifnya kalimat ini mempunyai fungsi yang sama yaitu untuk memberikan berita.




  • Kalimat Deklaratif Aktif


    Kalimat ini yaitu kalimat deklaratif yang bersifat aktif lantaran disini Subjek (S) melaksanakan suatu tindakan terhadap objeknya (O)

    Contoh:



    • Sebuah motor menabrak sepeda pagi tadi pukul 06.00.

    • Aku dan keluagaku mendatangi wisata sarangan tahun lalu.

    • Budi dan Umi menerima beasiswa untuk mencar ilmu di Australia selama 3 tahun.




  • Kalimat Deklaratif Pasif


    Kalimat ini bersifat pasif dimana subjeknya (S) dikenai tindakan oleh Objeknya (O).

    Contoh:



    • Sebuah bank dirampok oleh segerombolan penjahat yang membawa senjata api kemarin siang.

    • Sejumlah ruko habis terbakar di jalan Zainal Abidin.

    • Pesepeda itu terserempet kendaraan beroda empat yang melaju cepat.




  • Kalimat Deklaratif Inversi


    Kalimat ini merupakan jenis kalimat deklaratif yang predikatnya mendahului subjek.

    Contoh:



    • Dicurinya motor itu dari dalam garasi.

    • Atas perhatian ibu, saya ucapkan terima kasih.

    • Sudah saya rapikan motor itu.

    • Ambilkan ibu buku diatas lemari!

    • Setuju kami untuk makan bersama-sama.




  • Kalimat Deklaratif Langsung


    Kalimat deklaratif pribadi merupakan kalimat deklaratif yang menurut hasil kutipan perkataan seseorang sama persis dengan yang dikatakannya.

    Contoh:



    • Andi berkata, “Saya melihat Budi sedang main game hari itu”.

    • “Ibu akan tiba menengok abang besok.” kata ibuku.

    • Bapak guru berkata, “kita akan pergi jalan-jalan ke Bandung final tahun ini.”




 Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan wacana Kalimat Deklaratif √ Pengertian Kalimat Deklaratif, Fungsi, Ciri, Macam dan Contohnya




  • Kalimat Deklaratif Tidak Langsung


    Kalimat deklaratif jenis ini yaitu kalimat deklaratif yang memberitahukan atau melaporkan ucapan atau ujaran orang lain.

    Contoh:



    • Joni berkata bahwa yuni sedang dirawat di rumah sakit Islam Muhammadiyah.

    • Adi menyampaikan bahwa kecelakaan itu disebabkan oleh kendaraan beroda empat yang remnya blong

    • Bapak menyampaikan bahwa ia akan pergi ke kantor bersama temannya pagi ini.




Demikianlah klarifikasi wacana Pengertian Kalimat Deklaratif, Fungsi, Ciri, Macam dan Contohnya, semoga sanggup menambah pengetahuan kalian wacana kalimat deklaratif. Dan tentu saja sanggup menciptakan sendiri kalimat deklaratif. Terimakasih telah berkunjung.



Sumber http://www.seputarpengetahuan.co.id